Kamis, 14 Januari 1993

Aset Budaya Kota Probolinggo, Lengger!

Lenggeran Probolinggo atau kesenian Lengger merupakan salah satau aset wisata budaya yang di miliki oleh kota Probolinggo. Kesenian lengger telah berpuluh-puluh tahun berada dan mewarnai kota Probolinggo. Hal ini berdasarkan keterangan Kesenian Lengger biasanya dilakukan setiap hari di dua tempat yang berbeda di kawasan kota Probolinggo. Yang pertama di kawasan Pasar Mangunharjo dan yang kedua di kawasan depan Taman Wisata Studi Lingkungan. Dimulai sekitar pukul 20.00 malam. Mereka memainkan gending hanya pada saat ada permintaan lagu saja dan mereka yang meminta diharuskan membayar sejumlah uang sebagai pengganti uang lelah. Dan nantinya akan dikumpulkan dan dibagi menurut ketentuan yang sudah berlaku.

Ciri khas kesenian lengger adalah pada gending (lagu) yang dibawakan biasanya adalah jawa dan Madura. Dan juga sinden yang juga menari khas lengger (Banyak menggunakan gerakan tangan dan pinggul). Selain itu juga pada pelaksanaannya. Biasanya kesenian seperti ini dilakukan pada acara-acara besar saja. Namun Lenggeran Probolinggo ini berjalan setiap hari setiap malamnya.

Kehidupan para pemain lengger tidak seperti yang kita bayangkan. Mungkin ketika tampil tampak cantik menawan bak wanita priayi. Namun dibalik itu semua menyimpan kehidupan yang sederhana. Sebagian besar dari mereka adalah tinggal di tempat yang tidak tetap (kos). Sisi perekonomian mereka sangat kurang. Bayaran yang diterima dari bekerja tidak sebanding dengan apa yang mereka kerjakan. Bahkan untuk mencukupi kebutuhan hidup terkadang susah.

0 komentar:

Posting Komentar

Jika ada tanggapan, silahkan ditulis ya kawan

hit counter
hit counter
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes by Yhudha | SharePoint Demo